‘Lana sayang, kau masih ingat
cerita Ihrom dan permata itu? Maukah kau ku ceritakan dongeng lanjutan
kemarin?’
Tanpa
dimintapun si Lana mengangguk mantap. Sebenarnya pertanyaan si kakek juga tidak
membutuhkan jawaban. Bagaimana Lana akan
lupa kalau cerita Ihrom saja baru kemarin ia dengar dari kakeknya. Dan mengenai
maukah si Lana mendongengkan cerita selanjutnya tidak perlu ditanya lagi. ia
pasti berminat dan langsung duduk manis sambil memasang wajah penasaran. Agak
gemas memang, gadis sekecil sudah ingin mengetahui banyak hal.
‘Kakek
hari ini mau cerita apa kek?’ tampak wajah tenang dari si kakek membuat Lana yakin
bahwa si kakek sudah menyiapkan segalanya. Namun apa yang dikatakan si kakek?
Tak disangka, Ia justru menanyakan Lana ingin mendengar cerita tentang apa.
Wow, apakah memang si kakek bisa mengarang cerita
sehebat itu?

